Wednesday, October 21, 2020

PLANTS 0: #1 Pengelompokan Tanaman Hias

Awalnya, tanaman yang aku tau itu hanya seputar tanaman buah dan tanaman lanskap yang biasa kita lihat sehari-hari lho kaya pohon mangga, durian, rambutan, mangga, pisang, kamboja, puring, pulai, heleconia, dan ficus-ficusan segala rupa. Bisa dibilang waktu memulai hobi tanaman hias ini aku ngga terlalu paham. Tapi berkat IoT, jadi gampang banget buat akses informasi dari segala penjuru tentang tanaman hias. 

Mulai dari sharing-sharing pengalaman dan experiment plantfluencer via youtube, jurnal/literatur tentang ID tanaman, cara pengembangbiakan, dan jenis media tanaman, dan sharing-sharing sesama teman di circle sendiri yang akhirnya bikin aku mulai paham dan buat diri sendiri jadi pede dan niat buat rawat makin banyak tanaman hias. Intinya pemahaman tentang tanaman ini aku dapet dengan membaca dari berbagai sumber dan nanya-nanya dari pengalaman teman-teman sesama plant parent dan hobbyist yang baik hati, it's a process. Maklum karena emang kerjaan aku research-base, apa-apa kebiasaan diriset dulu. Emang dasar konsultan ya, haha.

Ok, enough about work.. haha, dalam blog kali ini aku mau berbagi tentang pengetahuan dasar tentang ragam tanaman hias dari hasil riset semu alias kepo-kepo online. Tulisan ini aku buat untuk teman-teman khususnya yang baru (mau) memulai menekuni tanaman hias, because I really feel how hard it is to differentiate them at first, so my intention is just to share these. It took me a lot of reading and watching those youtube experiments to finally (kind of) understand. Kalo yang udah jago mon maap skip aja ya hehe, tulisan ini mungkin terlalu cupu buat Ibu - Bapak yang sudah bertahun-tahun menggeluti tanaman hias, justru kalo ada yang salah dalam tulisan ini (jika berkenan) mohon dibimbing, dikoreksi, dan ditambahkan ya Ibu - Bapak sekalian ^^.

Ketika beli tanaman, pernah ngga si bingung ketika dengar...
Aglaonema
Dieffenbachia
Philodendron
Caladium
Alocasia
Xanthosoma
Colocasia
Schismatoglottis
Syngonium

Apa sih itu? Sama ngga si? Bedanya apa?

Terus, kalo... Monstera apa lagi?

Nah...inget ngga si dulu kita pernah belajar tentang taksonomi tanaman? Just like all living things, tanaman itu ada taksonominya.

"Plant taxonomy is the science that finds, identifies, describes, classifies, and names plants."

Taksonomi ini berguna banget buat kita bisa bedain antara satu tanaman dengan lainnya, tanaman apa yang kita beli/adopt/rawat, dan ini kaitannya dengan bagaimana kita merawatnya gampangnya si gitu. Eiits... tapi aku ngga akan seribet itu ko bahas tentang Taksnonomi, pusing!! Kita cut to the chase dan langsung aja yaa bahas hal-hal yang practical (maaf ya para ahli taksnomi, bukannya ini ngga penting, tapi saya jelasinnya juga takut kurang tepat, jadi monggo buat yang lebih paham saya persilahkan.. hehe).

Naahh.. ketika kita denger istilah kaya..
Aglaonema
Anthurium
Alocasia
Dieffenbachia
Caladium
Colocasia
Philodendron
Schismatoglottis
Syngonium
Xanthosoma


Sebenernya ini adalah genus tanaman dari Sub-famili Aroideae yang termasuk dalam Famili Araceae/Arum dalam Kelas Monokotil di Kingdom Magnoliophyta.

Which means... mereka semua adalah tanaman berbunga, berkeping biji tunggal (monokotil) yang umumnya kebanyakan tumbuh di lingkungan tropis (let me say that again, "kebanyakan"). Sebagian besar tanaman-tanaman ini mengandung Kalsium Oksalat yang membuatnya beracun, makanya jadi tanaman hias.. kalo ngga udah jadi bahan pecel atau karedok (hihi). Kalaupun emang bisa dimakan biasanya hanya bagian tertentu atau harus dimasak dulu untuk melunturkan kadar racunnya, misal Talas (Colocasia).

Terus kalo...  
Monstera
Amydrium
Epipremnum
Rhaphidophora
Scindapsus

...itu apa?

Nah kalo genus di atas "geng" (sub-famili) yang beda lagi... kalo list diatas termasuk dalam geng Aroideae, geng yang ini masuk ke sub-famili Monsteroideae; famili, kelas, dan kingdomnya si sama. Intinya nama gengnya bisa gitu karena bentuk daun maturenya bisa tumbuh guede banget daunnya dan umumya berbentuk unusual (monsterous) but to me they're shoo pretty. Tanaman di sub-famili ini biasanya merambat/menjalar, makin cucok tempatnya makin bisa gede daunnya. tanaman ini kayanya udah jadi "it" plant for the last couple of years apalagi yang varigated (udah pindah harga, bukan naik harga lagi haha), yakin deh kayanya tanaman di sub-famili ini paling banyak menghiasi rumah-rumah. Janda bolong lah, monvar, monjo, kalo arsitek-arsitek biasanya sering pake untuk melengkapi desain rumah-rumah atau bangunan lain bernuansa monokrom untuk menghidupkan suasananya. (biar ngga terkesan cold and sober lah desainnya pokoke, wkwk)

Ini belum lagi bahas famili Begoniaceae, Cactaceae, dan eaeaeae yang lainnya... 

Penjelasan tadi baru genusnya ya gais,.. B A R U   G E N U S N Y A.... 

Kita belum bahas sampe taksonomi terkecil yaitu Spesies, bare with me please... Bobo dulu ngga apa-apa ko, lanjutin baca besok aja... ehhhh just kidding, jangan dong..finish what you have started, hayo!! wkwkwk

Dari genus-genus yang diidentifikasi sama Botanis hebat kaya Heinruch Wilhelm Schoot, Eizi Matuda bisa membantu menentukan nama tanaman dan mengeksplor beragam spesies tanaman baru lainnya.

As an example, genus Anthurium itu spesiesnya banyak!! bukan cuma gelombang cinta yang (pernah) terkenal dengan harga ratusan juta (pada jamannya), tapi kuping gajah juga sebenernya termasuk genus Anthurium lho.. 
Anthurium plowmanii (ini ni nama lengkap si Anthurium yang pernah ngehits itu)
Anthurium clarinervium (kalo yang ini Anthurium favorit aku:compact, daun tebal, velvety, gelap, pokoknya ngga neko-neko cakepnya)

Anthurium crystallinum (Anthurium ini biasanya yang sering kita lihat di rumah nenek atau rumah mertua ini yang kita kenal dengan sebutan kuping gajah karena sebenernya setelah diperhatiin daunnya lebih lembut kaya kuping gajah)
Anthurium magnificum (kalo kata kang taneman biasanya disebut kuping gajah Kalong, karena literally bisa gede banget kaya kalong kalo udah mature)
Anthurium veitchii (kalo yang ini jangan tanya aku ya, tanyanya sama sultan-sultan aja, haha)
etc.

Philodendron jugaaa... ngga cuma Philo Merpati aja ya gais yang punya nama lengkap Philodendron Pedatum, there are, among others... 
Philodendron squamiferum
Philodendron billitiae
Philodendron giganteum

banyak deh serius, dan di pasaran sebenernya nama-nama yang dipake sudah mengalami akulturasi yang jadi nama pasarannya contohnya selain Philo merpati tadi ada Philo Burle Marx dan Philo Lemon Lime 

Monstera juga..
Monstera deliciosa
Monstera adansonii
Monstera pertusa
Monstera borsigiana
etc. 

My first Monstera borsigiana. Separah itu, dulu ngga bisa bedain antara  Monstera borsigiana dan deliciosa, tapi ya namanya juga proses kan,  semua orang pernah mengalami ini pastinya. Semua orang lahir dengan ketidaktahuan,  tinggal kitanya sendiri yang mau lebih tau apa ngga.


Daan masih banyak lagi.. sisanya bisa dicek kesini aja ya gais https://www.gbif.org/ pegel euy ngetiknya. Makanya banyak kaan tanaman hias yang bisa kita koleksi. Dengan kita tau dan pelan-pelan mulai menghafal dan mengamati kita bisa jadi lebih yakin (harusnya) dengan apa yang kita collect, biar jangan sampai tanaman hias yang kita beli ternyata adalah gulma.. wkwkwk

Selamat mengkoleksi!!!

No comments:

Post a Comment